Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerita Axis Ku



( Indonesia Only)

Tono, itulah namanya. Dia adalah seorang petani di kampungnya. Suatu hari ketika Tono sedang 

mencangkul, datanglah seorang temannya yang bernama Mocat yang baru saja pulang dari kota. Dia bercerita tentang pengalamannya selama di 

kota. Mocat bercerita kepada Tono "dengan internet kita bisa melihat seluruh dunia termasuk eropa.Mendengar hal itu, Tono 

langsung tertarik untuk melihat idolanya 'Cristiano Ronaldo' yang selama ini dia kagumi namun dia tidak tahu seperti apa wajahnya dan permainannya.


Ketika dia ingin sekali melihat idolanya di internet, Mocat harus kembali ke kota untuk 

kembali kerja. Hal itu membuat Tono sedih karena dia tidak bisa melihat idolanya. Setelah kepergian Mocat, Tono berkhayal bagaimana wajah si Cristiano Ronaldo, bagaimana dia 

bermain sepak bola. Dia pun punya niat untuk mengumpulkan uang hasil kerja kerasnya untuk pergi ke kota melihat idolanya melalui internet. 

Tono tidak tau barang-barang elektronik lantaran di kampungnya tidak ada hal semacam 

itu. Dia terus mengumpulkan uang sampai akhirnya cukup uang setelah berpuasa selama 6 bulan. Dia pun berangkat ke kota. 

Dari desa dia naik delman, berjalan melewati desanya. Di tengah jalan, si kuda mengamuk. Kuda berlari tak tentu arah sehingga membuat kusir dan Tono tergoyang-goyang sampai 

akhirnya Tono terjatuh dari delman namun tidak untuk kusirnya. Delman terus melaju tak tentu arah tanpa berhenti bersama kusirnya. 

Delman tak terkejar oleh Tono. Tono pun kesal lantaran sudah bayar, namun ditinggal di tengah jalan. Akhirnya dia mencari delman lain. Ada delman yang melintas dihadapannya, dia pun 

langsung naik. Untung kuda tidak mengamuk seperti yang tadi. Sampai di ujung desa, Tono melanjutkan perjalanannya menuju kota dengan mobil bak terbuka. Belum jauh dari tempat ia naik mobil, tiba-tiba mobil mogok, dia beserta 

orang-orang yang menumpang harus mendorong mobil tersebut. Ketika sudah nyala, orang-orang naik dengan cepat, namun Tono 

kesulitan karena berdesakan saat akan naik kendaraan itu. mobil terus berjalan, namun Tono tak mampu naik hingga akhirnya dia ditinggal jalan oleh mebil tersebut.

Tono makin pusing lantaran dia tak tahu mau kemana sebab tempat ia berhenti sepi. Hari telah gelap, namun tidak ada mobil yang lewat 

disekitar jalan itu. Sepanjang jalan Tono terus memikirkan wajah idolanya. Tak kenal lelah Tono terus berjalan. Tono memutuskan untuk 

mencari tempat singgah untuk tidur melanjutkan perjalanannya pada esok hari. Terlihat tampak dari kejauhan, ada sebuah 

gubuk yang tidak berpenghuni. Langsung Tono menuju gubuk itu . Sampai di gubuk itu Tono lagsung tidur. Ketika tidur Tono bermimpi tentang wajah idolanya, Tono melihat wajahnya putih mulus dan tampan. 

Tiba-tiba mimpi itu berubah menjadi seram lantaran dia bertemu sosok genderuwo. Tono pun terbangun dari tidurnya. Tono coba 

menenangkan diri keluar dari gubuk. Ketika Tono lewat pohon besar, Tono melihat ada yang melintas di balik pohon itu. ketika didekati, ternyata sosok kuntilanak ada di hadapannya. 

Tono pun langsung lari terbirit-birit meninggalkan tempat itu. Tono panik, berlari terus sampai akhirnya lelah. Matahari terbit, 

Tono harus melanjutkan perjalanannya walaupun lelah. Perjalanan masih jauh, namun Tono tidak menyerah walaupun pengalaman kemarin sangat pahit. Mobil bak terbuka 

melintas di hadapannya. Tono naik mobil itu untuk melanjutkan perjalanannya. Sampai di kota, Tono bertanya kepada orang yang di 

depannya. Tono bertanya "maaf, internet ada dimana ya pak?". Namun ternyata orang yang ditanya bisu. Kemudian Tono mencari lagi. Kali 

ini Tono mencolek seorang gadis dan bertanya "maaf mba, internet ada dimana ya?". Lagi-lagi Tono tidak diberi tahu malah gadis itu berteriak "aku mau diperkosa". Kerumunan orang datang dan Tono berlari menghindari amukan masa. 

Tono pun terkejar. Tono pun dipukuli sampai babak belur tak berbentuk lagi mukanya. Untungnya ada polisi yang melintas, Tono segera 

diamankan polisi. Tono dimintai keterangan beserta korban oleh polisi yang disaksikan seluruh warga. Tono mengelak akan memperkosa wanita itu, "saya hanya bertanya 

pada dia internet ada dimana? namun dia menuduh saya memperkosa dia." Gadis itu bilang benar, " saya bilang begitu karena saya tidak senang diri saya dicolek oleh lelaki." 

Akhirnya Tono dan gadis itu berdamai dan warga bubar, namun Tono tidak mendapat ganti rugi untuk luka yang telah dibuat warga di wajahnya. Semakin sial saja dia. Polisi memberi 

tahu dimana tempat internet. Akhirnya sampai pula di internet atau biasa disebut warnet. Tono bertanya meminta penjaga warnet untuk 

membimbing menggunakan komputer dan internet. Tono ditertawakan seisi warnet. Untungnya penjaga warnet itu baik hati. Tono meminta penjaga warnet itu untuk melihat idolanya. Akhirnya Tono bisa melihat wajah 

idolanya, betapa takjubnya dia melihat wajahnya. Dan dia juga diberi lihat video permainan Cristiano Ronaldo, diapun tersanjung melihat permainannya. Tono ditawari untuk membuat "Facebook" oleh penjaga. 


Tono pun bingung dan bertanya "pesbuk itu ada mas?" penjaga menjawab "Dengan facebook kamu bisa berkomunikasi dengan siapa saja, termasuk idola kamu." Mendengar hal itu Tono 

tertarik untuk membuat Facebook. Awalnya Tono bingung, namun akhirnya Tono bisa menggunakan Facebook. Tono pun ketagihan Facebook dan lupa kalau dia harus pulang ke 

desa. Namun, uangnya ternyata telah habis. Tono pun bingung bagaimana dia pulang. Wajah sudah bonyok lagi. Makin sial saja Tono. Namun dia sangat senang karena dia telah melihat idolanya. Itu menjadi pengalamannya yang tidak terlupakan.