# Perkembangan Merpati Putih #


( Indonesia )

Perkembangan Merpati Putih dari sejak berdiri tanggal 2 April 1963 sampai saat ini dapat dicatat sebagai berikut:[butuh rujukan]

Tahun 1968 mendapat kehormatan melatih anggota seksi I Korem 072 dan Anggota Bataliyon 403/ Diponegoro di Yogyakarta

Tahun 1973 bekerja sama dengan AKABRI udara dan beberapa tenaga ahli dari fakultas kedokteran Universitas Gajah Mada dipimpin oleh Prof .Dr .Achmad Muhammad, mengadakan penelitian dari segi-segi yang menyangkut metode latihan Betako Merpati Putih. Hasil penelitian ini mendorong pengembangan yang lebih luas wawasan Merpati Putih.

Tahun 1976 mendapat kehormatan melatih para Anggota Pasukan Pengawal Presiden ( PASWALPRES ).

Tahun 1977 Terbentuk Cabang Jakarta dan sekaligus mendapat peluang melatih para anggota Koppasandha di Cijantung.

5 oktober 1978 peragaan hasil latihan oleh Anggota Koppasandha tersebut pada perayaan HUT ABRI.

Tahun 1983 kerja sama dengan pusat jasmani Militer Komando Pengembangan Pendidikan dan latihan TNI AD

Tahun 1984 kerja sama dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta mengadakan penelitian tentang Manfaat latihan Merpati Putih.

Tahun 1987 kerja sama dengan yayasan jantung sehat dan Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta, dipimpin oleh Dr.Dede Kuswara.

Tahun 1987 Tour bersama IPSI ke Eropa dalam misi Budaya Bangsa

Tahun 1989 Partisipasi dalam pembukaan SEA GAMES di Jakarta

Tahun 1990 bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Tahun 1991 pelatihan Tuna Netra

Tahun 1992 Membawa dan memperkenalkan Tuna Netra hasil latihan ke Eropa .

Tahun 1992 Partisipasi latihan untuk Tim PSSI Yunior (Kejuaraan Yunior Asia 1992 ) dan Tim PSSI PRA PIALA DUNIA 1992

Tahun 1994 Tour persahabatan ke Belanda

Tahun 1994 bersama KADIN peragaan di Brunei Darussalam

Tahun 1994 Melatih Tuna Netra Kerajaan Oman

Tahun 1995 kerja sama dengan yayasan Kartika Destarata (Yayasan Tunanetra Persit Kartika Chandra Kirana TNI AD ) melatih Tuna Netra se-Indonesia

Tahun 2009 bekerja sama dengan PEMPROV DKI Jakarta dalam upaya penyelamatan Sungai Ciliwung dari kerusakan

Tahun 2010 Pemantapan dan Penyeragaman Pelatih Se Jabotabek dan sekitarnya.

Tahun 2010 Program Pelatihan Ekskul SD, SMP, SMA

Tahun 2010 sedang diupayakan kerjasama dengan Palang Merah Internasional untuk tergabung dalam tim pencari korban bencana alam. Getaran akan digunakan untuk deteksi lokasi korban bencana alam (banjir, kebakaran, tanah longsor, dsb)

Tahun 2011 melakukan pagelaran teater silat berbasis gerakan dan keilmuan Merpati Putih (tata gerak, power, dan getaran tutup mata) di Gedung Kesenian Jakarta dengan tema "PENDEKAR KELANA".

Selanjutnya dari Tahun ke Tahun PPS Betako Merpati Putih berkembang ke seluruh pelosok Tanah Air bahkan Manca Negara. Sampai saat ini telah terbentuk 10 PENGDA dan 85 Cabang di seluruh Indonesia dan 4 Cabang di luar negeri.[butuh rujukan]

Merpati Putih adalah salah satu perguruan silat yang mendapatkan akses pada militer khusus dengan dilatihnya para special force Indonesia seperti Kopassus (TNI-AD), Marinir, Kopaska (TNI-AL), Paskhas (TNI-AU), Brimob (Kepolisian). Pelatihan ini menunjukkan tidak adanya unsur klenik atau magis di dalamnya. Merpati Putih juga aktif berpartisipasi di dalam event-event nasional dan internasional seperti World Martial Arts Festival dan International Martial Arts.

Para Dewan Guru, Guru Besar, Pewaris, dan Senior senantiasa mengembangkan secara aplikatif beragam aspek dari getaran. Beberapa hasil aplikatif dari getaran (vibravision) yang berhasil dikembangkan oleh Merpati Putih:[butuh rujukan]

Program Normalisasi Diabetes

Program Pelatihan Tuna Netra (atau siapa saja yang kehilangan daya lihat karena kecelakaan atau disebabkan oleh penyakit seperti Glukoma, Retinitis Pigmentosa dan lain-lain)

Program Pelatihan Tuna Netra yang buta total akibat kerusakan pada mata yang akut

Program Kecantikan Kulit

Program 'Lepas Kacamata' bagi mata yang minus, plus, atau silinder

Program Penghancuran Batu Ginjal (masih tahap riset)

Regenerasi sel-sel tubuh (program kebugaran untuk manula dan yang menderita penyakit)

Deteksi radiasi nuklir (bekerja sama dengan BATAN). Hasilnya, getaran Merpati Putih lebih cepat mendeteksi keberadaan radiasi dibanding alat dari BATAN

Deteksi narkoba di Mapolda Metro Jaya (Jakarta, bekerja sama dengan Brimob DKI Jakarta). Hasilnya, getaran Merpati Putih dapat menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba meski disembunyikan pada mobil, kantong, jaket, lemari, sepatu, dan yang lainnya.




( English)

The development of the White Pigeon since its establishment on April 2, 1963 to the present can be noted as follows: [reference needed]

In 1968 had the honor of training members of Korem 072 section I and Bataliyon 403 / Diponegoro members in Yogyakarta in 1973 in collaboration with the Air Force Academy and several experts from the medical faculty of Gajah Mada

 University led by Prof. Dr. Achmad Muhammad, conducting research in various aspects. concerning the White Merpati Betako training method. The results of this study encourage a broader development of the perspective of Merpati Putih. In 1976, it was honored to train members of the Presidential Guard Forces

(PASWALPRES). In 1977 the Jakarta Branch was formed and at the same time had the opportunity to train Koppasandha members in Cijantung.5 October 1978 demonstration of training results by Members The Koppasandha at the celebration of the ABRI Anniversary. In 1983 cooperation with the military physical center Command for Educational Development and training of the Indonesian Army AD

1984 in cooperation with the Jakarta Pertamina Central Hospital conducted research on the Benefits of the White Pigeon Training. In 1987 the collaboration with the healthy heart foundation and the Hospital Harapan Kita Jakarta, led by Dr.Dede Kuswara. 1987 Tour with IPSI to Europe in the Nation Culture mission 1989 Participation in the opening of the SEA GAMES in Jakarta in 1990 in collaboration

 with the Faculty of Medicine, University of Indonesia 1991 In training for the Blind in 1992 Bringing and introducing the Blind training results to Europe. 1992 Participation in training for the Junior PSSI Team (1992 Asian Youth Championship) and the 1992 World Cup PRSI PSSI Team in 1994 Friendship tour to the Netherlands 1994 With the KADIN demonstration in Brunei Darussalam in 1994 Training the

Blind of the Omani Kingdom in 1995 in cooperation with the Kartika foundation Destarata (Persisi Blind Foundation Persika Kartika Chandra Kirana Indonesian Army) trained Indonesian blind people in 2009 in cooperation with DKI Jakarta Provincial Government in the effort to save the Ciliwung River from damage. In 2010 the Stabilization and Uniformity of Trainers in Greater Jakarta and

surrounding areas. SMAT in 2010 is being pursued in collaboration with the International Red Cross to join the search team for victims of natural disasters. Vibration will be used to detect the location of victims of natural disasters (floods, fires, landslides, etc.) In 2011, a performance-based silat theater of Merpati Putih

movement (movement, power, and vibration closed the eyes) at the Jakarta Arts Building with the theme "PENDEKAR WALKING ".

Furthermore, from year to year PPS Betako Merpati Putih develops to all corners of the country and even from other countries. Until now, 10 Pengda and 85 Branches have been formed throughout Indonesia and 4 overseas Branches. [Referral needed]

Merpati Putih is one of the martial arts institutions that has access to special military by training Indonesian special forces such as Kopassus (TNI-AD), Marines, Kopaska (TNI-AL), Paskhas (TNI-AU), Brimob (Police). This training shows that there is no occult or magical element in it. Merpati Putih also actively participates in national and international events such as the World Martial Arts Festival and International Martial Arts.

The Council of Teachers, Professors, Heirs, and Seniors constantly develops applicatively various aspects of vibration. Some applicative results of vibrations that have been successfully developed by Merpati Putih: [need reference]

Diabetes Normalization Program Blind Training Program (or anyone who loses sight due to an accident or caused by diseases such as Glaucoma, Retinitis Pigmentosa, etc.) Blind Blind Training Program is totally blind due to acute eye damage. Skin Beauty Program 'Remove Glasses' program for minus, plus, or cylindrical eyes

Kidney Stone Destruction Program (still in the research stage) Regenerating body cells (fitness program for seniors and those suffering from disease) Detection of nuclear radiation (in collaboration with BATAN). As a result, the Merpati Putih

vibration detected radiation more quickly than a device from BATAND detection of drugs in the Jakarta Metro Police Headquarters (Jakarta, in collaboration with DKI Jakarta Mobile Brigade). As a result, the Merpati Putih vibration can indicate the location of drug storage even though it is hidden in cars, bags, jackets, cabinets, shoes, and others.

LihatTutup Komentar