# Etimologi,Shotokan,Karate: #


( Indonesia )

SHOTOKAN ADALAH NAMA DOJO RESMI PERTAMA YANG DIBANGUN OLEH GICHIN FUNAKOSHI, TAHUN 1936 DI MEJIRO, DAN DIHANCURKAN PADA TAHUN 1945 SEBAGAI HASIL DARI SEMUA PEMBOMAN. SHOTO (OTO SHOTO), YANG DIMAKSUDKAN "GELOMBANG PINUS" (GERAKAN JARUM PINUS KETIKA ANGIN BERKEMBANG), KUDUS YANG DIAMBIL UNTUK MENJADI NAMA PENA FUNAKOSHI YANG DIA MENGGUNAKAN DALAM PUITIS DAN PENULISAN FILTER PADA SAAT INI, DILAKUKAN UNTUK MENJADI NAMA PENUN FUNAKOSHI YANG DIGUNAKAN DALAM PUITIS DAN PENULISAN FITUR FILOSOFIS DAN PESERTA MEREKA.
               
JAPAN KAN (馆 KAN) BERARTI "RUMAH" ATAU "KAMAR". UNTUK MENGHORMATI MEREK SENSEI, MAHASISWA FUNAKOSHI MENCIPTAKAN TANDA-TANDA UNTUK MEMBACA SHOTO - KAN, YANG MEREKA TERLOKASI DI PINTU PINTU TEMPAT MENGAJAR FUNAKOSHI. GICHIN FUNAKOSHI SELALU TIDAK PERNAH MEMBERIKAN NAMA SISTEM ALIRAN MEREKA, HANYA DISEBUT SEBAGAI KARAKTERISTIK KARATE.





PELATIHAN SHOTOKAN BIASANYA DIBAGI UNTUK MENJADI TIGA BAGIAN: KIHON (BASIC) WORD (FORMULIR ATAU POLA PINDAH), DAN KUMITE (SPARRING). TEKNIK DALAM KIHON DAN FIRMAN YANG DITETAPKAN, SIKAP DEFINITIF YANG MEMBERIKAN STABILITAS, MENGIZINKAN GERAKAN YANG KUAT, DAN MEMPERKUAT KAKI. SHOTOKAN DIANGGAP SEBAGAI SENI SENDIRI YANG DINAMIS KARENA PENGEMBANGAN ANAEROBIK, TEKNIK KUAT, DAN KEMBANGKAN KECEPATAN.

AWAL KEKUATAN DAN KEKUATAN MENUNJUKKAN BUKAN LAMBAT, TETAPI GERAKAN LEBIH BANYAK. MEREKA ADVANCING UNTUK BELT BROWN DAN TINGKAT HITAM MENGEMBANGKAN GAYA LEBIH BANYAK CAIR YANG MENGGUNAKAN GULA GULA DAN BEBERAPA TEKNIK AIKIDO - SEPERTI, YANG DAPAT DITEMUKAN DI BELT HITAM. TEKNIK KUMITE (BATTLE) DIPRAKTEKKAN DALAM KIHON DAN FIRMAN DAN DIKEMBANGKAN DARI DASAR KE TINGKAT LANJUTAN DENGAN LAWANTANDING
                             
GICHIN FUNAKOSHI YANG MEMBENTUK DASAR-DASAR SENI BELADIRI, SEBELUM BEBERAPA MURIDNYA MENDIRIKAN JKA. DALAM DUA PULUH PRINSIP , BERDASARKAN BERAT PADA BUSHIDO DAN ZEN, TERLETAK FILOSOFI SHOTOKAN. PRINSIP PRINSIP PENGERTIAN TENTANG KERENDAHAN HATI, HORMAT, KASIH SAYANG, KESABARAN, DAN KESEMUANYA MERUPAKAN KETENANGAN KE DALAM DAN  KE LUARDAN ITU ADALAH KEYAKINAN FUNAKOSHI



(  English )

SHOTOKAN WAS THE FIRST OFFICIAL DOJO NAME BUILT BY GICHIN FUNAKOSHI, IN 1936 IN MEJIRO, AND DESTROYED IN 1945 AS A RESULT OF THE ALL bombings. SHOTO (OTO SHOTO), WHICH MEANS "WAVES OF PINE" (MOVEMENT OF PINUS NEEDLE WHEN THE WIND IS BLOWING), THE HOLY TAKEN TO BECOME THE NAME OF THE FUNAKOSHI PENS WHICH HE WAS USED IN PUITIS AND PHILOSOPHICAL WRITING WRITING, THE ETHERNITY WAS TAKEN TO BE THE NAME OF THE FUNAKOSHI PENER WHICH HE WAS USED IN PUITIS AND PHILOSOPHICAL WRITING WRITING AND THEIR PARTICIPATES.
                            
JAPAN KAN (馆 KAN) MEANS "HOME" OR "ROOM". TO RESPECT THE SENSEI BRAND, FUNAKOSHI STUDENTS CREATE SIGNS TO READ SHOTO - KAN, WHICH THEY ARE LOCATED ON THE DOOR ENTRANCE THE FUNAKOSHI TEACHING PLACE. GICHIN FUNAKOSHI ALWAYS NEVER GIVES THE SYSTEM NAME OF THEIR FLOW, ONLY CALLED AS THE CHARACTERISTICS OF KARATE.

SHOTOKAN TRAINING USUALLY SHARED TO BE THREE PARTS: KIHON (BASIC) WORD (FORM OR MOVING PATTERN), AND KUMITE (SPARRING). TECHNIQUES IN KIHON AND WORD WHICH ARE DEFINED, DEFINITIVE ATTITUDES THAT GIVE STABILITY, ALLOWS STRONG MOVEMENTS, AND STRENGTHENING FEET. SHOTOKAN IS CONSIDERED AS A SELF-ARTS THAT DYNAMICES BECAUSE ANAEROBIC DEVELOPMENT, STRONG TECHNIQUES AND DEVELOP SPEED.
                             

THE BEGINNING OF POWER AND POWER SHOWED IS NOT SLOW, BUT THE MOVEMENT IS MORE FLOWING. THEY ARE ADVANCING TO BROWN BELT AND BLACK LEVELS DEVELOPING A MUCH MORE LIQUID STYLE WHICH COMBATING SUGARS AND SOME OF AIKIDO TECHNIQUES - LIKE, WHICH CAN BE FOUND IN THE BLACK BELT. KUMITE (BATTLE) TECHNIQUES ARE PRACTICED IN KIHON AND WORD AND DEVELOPED FROM THE BASIS TO THE CONTINUED LEVELS WITH LAWANTANDING.

LihatTutup Komentar