# Tata Cara Upacara dan Tradisi dalam Karate : #


( Indonesia )


1. Tata Cara Pemberian Penghormatan di Lingkungan Karate
Pemberian penghormatan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, baik 
sedang berpakaian karate maupun tidak. Penghormatan ditujukan kepada :

a. Semua karateka senior, atau yang lebih tinggi tingkatan sabuknya, baik 
tingkat kyu atau tingkat Dan-nya.

b. Semua karateka yang pernah atau lebih dulu mengikuti latihan karate,
tapi karena suatu hal tidak dapat melanjutkan latihan, atau tetap latihan
tetapi tidak mengikuti ujian kenaikan tingkat, dengan tidak mamandang 
tingkat kyu atau Dan yang disandang termasuk senior.

c. Kepada orang yang bukan karateka, tetapi aktif mengabdikan dirinya 
pada organisasi karate, atau setiap orang yang lebih tua umur maupun 
pengalamannya, yang membantu perkembangan karate.
Adapun sebutan untuk menegur sesama karateka yaitu :

o KOHAI = Sebutan kepada adik seperguruan.

o SENPAI = Sebutan untuk semua karateka yang memiliki tingkat sabuk
 baik kyu atau Dan yang lebih tinggi, dan senior yang tidak/
 masih berlatih.

o SENSEI = Sebutan untuk semua karateka Dan IV sampai Dan VIII 
 atau Anggota Dewan Guru Karate.

o SIHAN = Sebutan bagi Guru Besar Karate (Dan IX dan Dan X).

2. Macam-macam Cara Memberi Penghormatan
2.1Posisi Berdiri
Kaki rapat, telapak tangan terbuka di samping badan (untuk putra) dan 
telapak tangan merapat ke paha (untuk putri), kemudian badan sedikit 
membungkuk (30 derajat) ke depan sambil menganggukkan kepala.
Catatan :

o Penghormatan ini ditujukan kepada bendera Merah Putih, lambang 
FORKI, atau lambang-lambang lainnya yang perlu penghormatan.
o Untuk penghormatan kepada sesama karateka (guru, pelatih, senpai, 
sesama teman) sambil mengucapkan “Osh” yang berasal dari kata “Oshi 
Shinobu” yang artinya semangat pantang menyerah atau pantang 
mundur.

2.2Posisi Duduk
Kedua telapak tangan diletakkan di depan lutut, bungkukkan badan ke depan 
dengan posisi kepala tidak menyentuh lantai, masih melihat kepada yang 
diberi penghormatan. Penghormatan ini ditujukan sama seperti saat berdiri



English)


1. Procedures for Giving Respect in the Karate Environment

Paying respect can be done anytime and anywhere, either

Karate or not. Respect is addressed to:


a. All senior karateka, or higher level belts, are good

Kyu level or Dan level.


b. All karateka who have or have previously participated in karate training,

but for some reason it cannot continue training, or keep training

but did not take the leveling test, not looking

Kyu or Dan's level includes senior.


c. To people who are not karateka, but actively devote themselves

in the karate organization, or any older person or person

his experience, which helped the development of karate.

As for the name to rebuke fellow karateka, namely:


o KOHAI = A term for younger siblings.


o SENPAI = Designation for all karateka which has a belt level

either kyu or Dan is higher, and senior is not /

still practicing.


o SENSEI = Name for all karateka Dan IV through Dan VIII

or Karate Teacher Board Member.


o SIHAN = Name for Karate Professor (Dan IX and Dan X).


2. Types of ways to pay respect

2.1 Standing Position

Legs tight, palms open beside the body (for sons) and

palm close to the thigh (for the princess), then body slightly

bend (30 degrees) forward while nodding your head.

Note:


o This tribute is addressed to the Red and White flag, symbol

FORKI, or other symbols that need respect.

o For respect for fellow karateka (teacher, coach, senpai,

fellow friends) while saying "Osh" which comes from the word "Oshi

Shinobu ”which means the spirit of unyielding or unyielding

back off.


2.2 Seating Position

Both palms are placed in front of the knees, bend forward

with the position of the head not touching the floor, still looking at who

paid homage. This honor is addressed the same as when standing
LihatTutup Komentar